
Selamat datang (lagi) di blog saya, Faisal Al’ansori. Ini merupakan blog keempat yang saya miliki. Blog sebelumnya lenyap dari peredaran gara-gara kemalasan pemiliknya. Termasuk beragam tulisan yang boleh dibilang sebagai harta karun sarat nilai sejarah.
Saya pernah menjajal profes sebagai jurnalis televisi selama 8 tahun. Usai hengkang dari dunia media massa, rasanya tetap ingin berkecimpung dengan urusan tulis-menulis yang bebas –tanpa terikat kepentingan profesi. Sebenarnya, pada penghujung karir sebagai jurnalis, sudah ada niat untuk mengelola blog lagi. Tapi sialnya, susah sekali menemukan celah waktu luang disela-sela deadline durjana.
Saat masih menekuni profesi jurnalis, saya kerap kali bersinggungan dengan isu seputar lingkungan, Hak Aasasi Manusia, Masyarakat Adat, pendidikan, kesehatan, dan hukum. Usai liputan mengudara, biasanya muncul ide untuk menulis sisi lain reportase yang saya garap. Lantaran belum memiliki blog, akhirnya ide tersebut dituangkan sementara di Instagram @faisalalansori_. Ada keterbatasan kata, tentunya.
Dalam kehidupan yang fana ini, momen demi momen datang silih berganti. Rasanya sayang sekali jika momen menarik dibiarkan lewat begitu saja. Maka blog adalan koentji. Blog ini juga jadi semacam medium untuk merayakan momen dalam kehidupan supaya bisa dikenang sebagai sesuatu yang fun.
Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini. Semoga bisa bikin kamu gembira.