Purwokero barangkali tidak seistimewa Jogja. Juga tidak sepopuler Semarang sebagai tempat tujuan wisata di Jawa Tengah. Tapi, ada alasan puguh untuk kembali menjejakkan kaki di sana.
Purwokerto itu kalau boleh diibaratkan, seperti pasangan di ujung senja yang sedang menikmati hari tua. Keduanya akan selalu menggebu-gebu menanti si buah hati nun di sana apabila sedang dilanda penat sembari berikan sepatah petuah, “Datanglah sayang. Melambatlah sejenak.”
Inilah rekomendasi tempat yang layak kamu kunjungi dalam sehari di Purwokerto:
1. Sahoun Ayam Pak Kartim

Jam 08.00
IDR 14.000
Kalau kamu pencinta makanan berkuah, kuliner satu ini wajib dicoba. Awalnya, saya mengira makanan ini sejenis soto-sotoan gitu. Ternyata sama sekali bukan. Malahan, saya sempat memesan seporsi nasi pula wkwk.
Semangkuk Sahoun Ayam Pak Kartim cocok untuk mengawali hari di Purwokerto. Sahoun ini terbuat dari campuran tepung beras dan tepung tapioka. Sekilas, sih, bentuknya mirip kwetiaw, tapi ukurannya lebih besar. Potongan sahoun dicampur dengan suwiran ayam bagian dada, lalu disiram kuah bening. Tentu saja ada campuran penyedap rasa di dalamnya.
Rasanya gurih. Kuahnya segar. Tekstur sahounnya kenyal. Tampilan sahoun ayam jadi lebih menawan karena ditabur potongan bawang daun. Di sini tersedia juga aneka macam gorengan dan kerupuk. Kalau kamu gak terbiasa sarapan dengan makanan berat, sebaiknya cukup memesan setengah porsi saja.
2. Perpustakaan dan Rumah Sastra Ahmad Tohari

Jam 09.00
Inilah alasan utama kami plesir ke Purwokerto. Perpustakaan dan Rumah Sastra Ahmad Tohari terletak di Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang. Berjarak 27 km dari Purwokerto kota, waktu tempuh ke lokasi ini sekitar 45-60 menit pakai sepeda motor.
Pengunjung tidak dipungut biaya alias gratis. Di perpustakaan ini tersedia buku koleksi Ahmad Tohari maupun bacaan karya sastra dari penulis lainnya. Perpustakaan dan Rumah Sastra Ahmad Tohari juga kerap menyelenggarakan acara bedah buku.
Kediaman Ahmad Tohari berada percis di samping perpustakaan. Jika beruntung, pengunjung bisa sekalian sowan ke rumah sastrawan yang melahirkan novel legendaris Ronggeng Dukuh Paruk itu.
Tapi, sebaiknya kamu janjian terlebih dulu. Caranya bisa menghubungi nomor kontak yang tertera di akun Instagram @perpus.ahmadtohari.
3. Roti GO

Jam 13.00
IDR 11.000-26.000
Roti GO sudah eksis sejak 1898 atau 127 tahun lalu. Roti GO diklaim dibuat dari bahan tanpa pengawet. Sekarang, toko ini dikelola oleh generasi keempat.
Tapi sayang, saat kami datang, sejumlah varian roti telah ludes. Kami cuma kebagian roti manis saja.
Toko ini juga menyediakan berbagai macam aneka kue kering yang cocok dijadikan buah tangan.
4. Es Krim Brasil

Jam 14.00
IDR 1.500-25.000
Segar. Begitulah impresi ketika menyantap. Es Krim Brasil di tengah cuaca terik
Purwokerto. Rasa manisnya tidak terlalu dominan di lidah. Tapi, ini justru menjadi
identitas es krim tersebut.
Es krim Brasil lahir pada 1968. Bahan baku es krim diklaim dibuat tanpa menggunakan pengawet atau pewarna buatan.
Ada berbagai macam rasa seperti cokelat dan stroberi. Variannya pun beragam, mulai dari es kotak; es juice; es cone; es krim cup; es cake; es stik pelangi; es stik choco; es stik sari buah; hingga es karim ala gelato.
Tiap varian tentu punya cita rasa tersendiri. Kalau berkunjung ke sini, kamu wajib nyoba varian es kotak.
5. Mampir Pawon

Jam 19.00
IDR start from 7.000
Tempat makan ini hadirkan suasana tradisional dengan konsep prasmanan. Kami datang ke sini pada malam hari berbarengan dengan turunnya hujan. Jadi, bisa dibilang mestakung, lah, alias semesta mendukung. Saat perut lapar dan cuaca hujan, biasanya makan terasa lebih paripurna.
Menu makanan Mampir Pawon sangat beragam. Pilihan nasi, misalnya, ada nasi putih; nasi jeruk; nasi liwet; nasi kebuli. Untuk lauknya ada olahan ayam, ikan, dan sapi. Sayurnya pun bervariasi, mulai dari sayur berkuah hingga olahan sayur kering. Ada pula aneka oseng-osengan. Sementara minumannya, mulai dari air mineral, teh, hingga berbagai varian es. Pokoknya masih banyak jenis menu lainnya.
Sambalnya pun bervariasi. Rekomendasi saya, sih, sambal bawang. Sensasi pedasnya kurang ajar di lidah; bikin keringat bercucuran.
Mampir Pawon juga menyediakan pilihan paket hemat dengan harga mulai di bawah Rp 10.000. Informasi lebih lengkapnya, kamu bisa cek akun instagram @mampirpawon.