Hutan bukanlah tanah kosong. Di dalamnya ada tali-temali kehidupan yang terajut secara harmonis. Jika satu simpul rusak, maka titik lainnya turut kena imbas. Manusia yang menjadikan hutan sebagai sumber kehidupan tahu betul bagaimana menjaga keseimbangan tersebut. Mereka tahu diri dalam urusan mengambil apa yang tersedia di alam. Biasanya, konflik meletus manakala muncul para pendatang niradab…
Bala-bala Gengster Ujung Berung, “Teman Mesra” Mahasiswa di Bandung Timur
Foto: Tribun Jabar/ Ferdyan Adhi Nugraha Apa kesan Anda saat mendengar kata ‘gangster’? Identik dengan perkelahian? Atau dekat dengan kekerasan? Bisa jadi sadistis kali, ya? Tapi tenanglah, pemakaian kata ‘gangster’ yang satu ini jauh dari makna darah ataupun luka. Adalah Bala-bala Gengster. Bala-bala merupakan nama lain untuk bakwan. Penyebutan kata ‘bala-bala’ lazim ditemukan di…
Secarik konflik Ala Pers Kampus
Menjadi aktivis pers kampus menghadirkan berbagai pengalaman menarik. Beberapa di antaranya terkadang dibumbui dengan intrik. Ada juga yang bermuara dengan konflik. Salah satunya yaitu pengalaman saat “bergesekan” dengan petugas kebersihan dan petugas keamanan kampus. Tidak lain dan tidak bukan penyebabnya yaitu karena tulisan. Jumat, pekan awal Maret 2015, jarum jam menunjukkan pukul 23.00. Gelap dan hening…
Pendekar Reforma Agraria dari Gunung Anten
Ini adalah Abay Haetami, pendiri organisasi Pergerakan Petani Banten (P2B). Didirikan pada tahun 2010, oraganisasi ini menjadi alat perjuangan petani Desa Gunung Anten, Cimarga, Lebak, Banten untuk mewujudkan redistribusi tanah bekas konsesi Hak Guna Usaha (HGU) sebuah perusahaan swasta seluas 175 hektare yang kadaluarsa sejak 1 Januari 2003. Ribuan warga menggarap tanah terlantar tersebut. Komoditas…